Pentingnya Keanekaragaman
di Lingkungan Etika
Dalam
kasus lingkungan alam ada berbagai alasan untuk mendukung keragaman, baik dari
dasar, habitat atau spesies. Seperti yang kita ketahui, bahwa dunia mengandung
banyak jenis keragaman berbeda dari dasar dan habitat. Yang paling menonjol
yaitu keragaman budaya. Budaya yang dimaksud disini yaitu makanan atau seni. Di
dunia ini ada banyak jenis makanan yang berbeda dan banyak tradisi yang
berbeda, dan kesenian yang lebih menarik dan lebih kaya dari dunia monokultural
adalah musik.
Berakar
dari budaya ini, kita dapat menyatakan fakta bahwa orang-orang memiliki
pandangan yang sangat berbeda tentang bagaimana hidup, terutama karena
pandangan tentang bagaimana hidup termasuk pandangan tentang bagaimana
memperlakukan orang lain Terhadap
Lingkungan Etis Satu Dimensi
Beberapa
alasan untuk mencari dan mempertahankan keanekaragaman hayati di alam tidak ada
hubungannya dengan estetika. Kita tahu bahwa pengurangan gen dan pengurangan
kisaran habitat yang berbeda di dunia dapat membuat lingkungan alam kurang
beradaptasi dengan perubahan masa depan yang kita sendiri tidak bisa memprediksinya
secara rinci. Dalam kasus lingkungan etis, kita tidak bisa mengetahui secara
detail apa tantangan etika kita yang mungkin dihadapi di masa depan. oleh
karena itu, kita membutuhkan kekayaan sumber etis untuk mengantisipasi hal tersebut.
Ingat
pada kasus individu, dimana individu memerlukan aturan untuk menentukan mana
yang benar dan salah. Tetapi sayangnya tidak ada jaminan atas hal tersebut.
Meski aturan tersebut berharga, namun tidak bisa menjadi pengganti bagi
individu mampu melakukan pemikiran mereka sendiri.
Hal
serupa berlaku untuk kita bersama, jika kita mencoba untuk mengandalkan
seperangkat gagasan etis. Misalnya ilustrasi masalah kontemporer kita dalam
kaitannya dengan lingkungan alam. Banyak masyarakat modern mengandalkan terlalu
lama pada ide dasarnya, bahwa sumber daya alam yang tersedia adalah untuk
tujuan manusia tanpa batasan etika; sekarang kita lihat eksploitasi sumber daya
tersebut telah membawa kita ke dalam masalah. Pada saat yang sama kita semakin
menyadari bahwa sumber daya moralitas sulit untuk diterapkan pada hubungan kita
dengan lingkungan alam.
Jika
salah satu jenis sumber daya etis saja tidak cukup seperti yang kita tahu
sekarang, tidak ada alasan untuk percaya diri bahwa satu-dimensi lingkungan
etis bisa memberikan kami sumber daya untuk mengatasi masalah yang bahkan kami
tidak mampu mengatasinya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar