Kamis, 01 Desember 2016

Pengertian Hermeneutik

Secara etimologis, kata ‘hermeneutik’ berasal dari bahasa Yunani hermeneuin yang berarti menafsirkan. Maka, kata benda hermeneia secara harfiah dapat diartikan sebagai “penafsiran” atau interpretasi. Jadi dapat disimpulkan bahwa hermeneutik dapat diartikan sebagai ‘proses mengubah sesuatu atau situasi ketidaktahuan menjadi mengerti.’ Batasan umun ini selalu dianggap benar, baik hermeneutik dalam pandangan klasik maupun dalam pandangan modern.
Hermeneutik dalam pandangan klasik akan mengingatkan kita pada apa yang ditullis oleh Aristoteles dalam Peri Hermeneias atau De Interpretatione. Yaitu : bahwa kata – kata yang kita ucapkan adalah simbol dari pengalaman mental kit, dan kata – kata yang kita tulis adalah simbol dari kata – kata yang kita ucapkan itu. Pada masa itu aristoteles sudah menaruh minat terhadap interpretasi. Menurutnya, tidak ada satu pun manusia yang mempunyai, baik bahasa tulisan maupun bahasa lisan, yang sama dengan yang lain.
Demikian juga jika setiap individu mempunyai pengalaman – pengalaman mental yang sama, ekspresi oral atas pengalaman mental ini tidak pernah sama. Peralihan dari pengalaman mental ke dalam kata – kata yang diucapkan dan ditulis mempunyai kecenderungan dasar untuk mengerut atau menyempit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar