Periodisasi Filsafat Barat (Periode Postmodern atau Kontemporer)
Istilah postmodern mengandung berbagai pengertian. Secara kebahasaan, post berarti sesudah. Dengan demikian, post modern berarti filsafat atau pemikiran yang berkembang sesudah atau mengatasi era Modern. Tetapi ada pula yang mengartikan post modern bukan sebagai kebudayaan atau pemikiran yang berbeda atah terputus dari budaya dan pemikiran modern, tetapi kebudayaan dan pemikiran postmodern sekedar lanjutan dari modern dengan mencoba mengatasi berbagai kekurangan yang timbul dalam budaya dan pemikiran modern itu. Sementara pemikir yang lain menganggap bahwa post modern itu sebagai pemikiran dan budaya yang mencoba mengambil dari kebudayaan klasik atau modern sebagai dasar untuk pemikiran dan budaya postmodern itu. Dalam pandangan ini, postmodern dapat disebit sebagai sintesa atau perpaduan pemikiran dan kebudayaan klasik, modern, dan postmodern ke dalam cara berfikir atau kebudayaan baru.
Dalam wilayah epistemologi, pemikiran filsuf ilmu pengetahuan baru yang berkembang sekitar tahun 1960-an/1970-an dapat dianggap sebagai jembatan untuk memasuki gagasan tokoh postmodernis, khususnya di bidang epistemologi dan filsafat ilmu pengetahuan. Francois Lyotard misalnya adalah seorang filsuf yang mengemukakan bahwa telah terjadi pergeseran dalam ilmu pengetahuan dan budaya dari era Modern ke era Postmodern. Lyotard menolak metanarasi modernis tentang sains yang menekankan "kesatuan spekulatif dari semua ilmu pengetahuan"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar